Ini Efek Mengerikan! Akibat Kurang Tidur bagi Otak Manusia

Siapa yang suka begadang tiap malam walau tak ada artinya? Bener kata petikan lirik raja dangdut Indonesia, begadang alias kurang tidur ternyata emang bahaya. Kekurangan tidur akan memperlambat kerja beberapa sel otak. Sebuah riset yang dipublikasikan di Nature Medicine pada Senin (6/11) mengungkapnya. Penelitian itu mengungkap, kurang tidur menyebabkan melemah dan lembatanya letupan elektrik dalam komunikasi sel saraf.

“Temuan ini membantu menjelaskan mengapa kurang tidur mengganggu berbagai fungsi mental,” ujar Dr. Itzhak Fried, profesor bedah saraf dari Universitas California, Los Angeles.

ADVERTISEMENT

Dampak kekurangan tidur dapat dilihat saat merespon situasi seperti ketika ada seseorang yang melompat di depan mobil saat Anda tengah mengendarainya.

“Jika Anda kurang tidur, sel otak akan bereaksi dengan cara yang berbeda dari keadaan normal,” imbuh Fried seperti dikutip NPR, Selasa (7/11).

WOW BANGET: Ternyata, Ini Penyebab Bulu Kemaluan Cowok Bisa Tumbuh Lebat dan Cepat

Baca Juga:   4 Alasan Kenapa Perempuan Harus Minum Kopi

Untuk mengungkap hal tersebut, Fried dan rekannya melakukan penelitian yang nggak biasa, mengamati otak orang yang tengah menjalani terapi epilepsi. Sebagai bagian dari terapi, dokter menaruh detektor pada otak. Tujuannya, mengetahui lokasi otak tempat dimulainya kejang. Didukung dengan fakta bahwa pasien eipilepsi sering dibuat terjaga sehingga kejangnya bisa diamati, para dokter mendapatkan kesempatan baik untuk mengamati sel otak selama berhari-hari.

Atas persetujuan pasien, dokter melakukan eksperimen. Mereka diminta melihat gambar wajah, tempat, dan hewan. Lalu aktivitas otaknya diamati. Ada empat pasien yang begadanf semalaman sebelum mereka melihat banyak gambar. Pada kelompok ini, Fried mengatakan sel saraf merespons lebih lambat. Tanggapannya berkurang dan waktunya lebih lama.

“Perubahan ini mengganggu kemampuan sel untuk berkomunikasi. Tim juga menemukan bukti bahwa kurang tidur memengaruhi beberapa area otak tertentu lebih banyak daripada yang lainnya. Seolah-olah daerah otak tertentu sedang tidur, sementara yang lain tetap terjaga atau bangun,” ujar Fried.

Baca Juga:   7 Taman Kota Gratis Untuk Melarikan Diri Dari Ibukota Jakarta

COBAIN DEH: Nggak Nyangka! Tidur Miring ke Kiri punya 7 Manfaat buat Kesehatan Kita

Penelitian ini menambah bukti pentingnya menghindari mengemudi saat keadaan mengantuk.Fried mengungkapkan temuannya juga mendukung upaya untuk membatasi jam kerja yang dilakukan oleh dokter. Sebab, dirinya juga menghabiskan waktu yang sangat lama sebagai dokter bedah saraf.

“Saya mencoba menerapkan pelajaran yang saya teliti untuk diri saya sendiri,” katanya.

Artikel ini pertama kali ditayangkan di Kompas.com, dengan judul artikel Sains Ungkap Dampak Kurang Tidur pada Otak dan Mental

ADVERTISEMENT

Media Alternatif bagi masyarakat Indonesia dengan menyatukan TV/Radio/News/Online Shop yang berisi berita/artikel/opini/produk seputar masyarakat urban/perkotaan. UrbanBlitz® independen tidak berafiliasi dengan lembaga, instansi, kelompok & golongan tertentu.

Leave a Reply