7 Taman Kota Gratis Untuk Melarikan Diri Dari Ibukota Jakarta

DKI Jakarta yang bermetamorfosa menjadi kota megapolitan seakan-akan makin tak menyisakan ruang untuk bernafas. Tapi bagi warga DKI, selalu ada cara untuk refreshing melarikan diri sejenak dari hiruk pikuk kehidupan kota. Caranya adalah dengan mengunjungi taman kota. Pertanyaannya adalah, masih adakah taman kota di Jakarta?

Jangan salah, dilansir Travelingyuk dari situs resmi Dinas Pertamanan DKI Jakarta, kota ini memiliki 3.131 taman dengan berbagai ukuran. Taman-taman tersebut hadir untuk memenuhi kebutuhan warga DKI akan ketersediaan ruang terbuka hijau. Dari sekian banyak taman yang dimiliki setidaknya ada tujuh yang paling keren dan layak untuk dijadikan jujugan bersantai di akhir pekan. Berikut daftar selengkapnya.

1. Taman Suropati

Taman kota pertama adalah Taman Suropati. Taman yang berumur sudah sangat tua ini bisa traveler temukan di pusat kota tepatnya di pertemuan antara tiga jalan utama di kawasan Menteng yakni Menteng Boulevard (Jl. Teuku Umar), Orange Boulevard (Jl. Diponegoro) dan Nassau Boulevard (Jl. Imam Bonjol). Taman Suropati awalnya bernama Burgemeester Bisschopplein yang diambil dari nama Walikota Batavia pertama.

ADVERTISEMENT
Taman Suropati, via instagram

Taman Suropati mulai dibangun pada tahun 1920 dengan memangkas kawasan perbukitan menjadi area yang lapang. Setelah itu ditanami aneka pohon dan bunga. Sekarang taman ini juga dipercantik dengan aneka patung karya para seniman Asia Tenggara. Berada di dalam taman yang cukup luas di depan Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta ini akan memberikan suasana seperti bukan sedang di kota Jakarta saking sejuk dan teduhnya suasana. Dari taman ini traveler juga dengan mudah mengakses tempat lain seperti Stasiun Cikini dan Bundaran HI, bahkan di sebelah tenggara tempat ini terdapat taman lain yang tak kalah keren yaitu Taman Menteng.

2. Taman Menteng

Taman Menteng, via instagram

Inilah taman yang berada di sebelah tenggara Taman Suropati. Namanya Taman Menteng yang begitu terkenal karena sejarah pembangunannya. Seperti kita ketahui bahwa Taman Menteng dibangun di atas lahan stadion kebanggaan klub sepakbola Jakarta, Persija bernama Stadion Menteng. Itulah kenapa saat proses pembangunan dimulai banyak supporter Persija, Jakmania protes keras terhadap rencana pemerintah DKI untuk membongkar stadion bersejarah yang dibangun tahun 1921 tersebut.

Beberapa tahun berselang setelah taman ini jadi, banyak warga yang akhirnya merasakan sendiri manfaat keberadaan Taman Menteng. Bukan hanya menjadi taman terbuka hijau yang menyuplai udara segar bagi kawasan sekitarnya namun Taman Menteng kini telah menjadi salah satu landmark Jakarta. Fasilitas yang ada di taman ini pun terbilang cukup lengkap, ada lapangan futsal, basket, taman bermain anak dan tak ketinggalan area parkir. Taman yang beralamat di Jalan HOS. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat ini disebut-sebut sebagai Central Parknya Jakarta layaknya di New York.

3. Taman Situ Lembang

Taman Situ Lembang, via instagram

Berada tidak jauh dari dua taman sebelumnya, terdapat Taman Situ Lembang yang beralamat di Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. Tidak perlu menggunakan kendaraan kalau mau ke taman ini jika sebelumnya sudah berada di Taman Suropati atau pun Taman Menteng, cukup berjalan kaki beberapa puluh meter kita sudah tiba di Taman Situ Lembang.

Sesuai dengan namanya, taman ini berada di sekeliling danau buatan atau yang disebut dengan situ. Taman ini sudah populer sejak dulu bahkan pernah menjadi lokasi syuting langganan dari film Warkop DKI. Danau buatan yang terletak di tengah taman selain mempercantik tatanan juga menjadi spot memancing warga DKI. Pohon-pohon rindang yang tumbuh di sekeliling danau pun menjadi tempat yang nyaman untuk berteduh sekaligus menggelar piknik bareng keluarga. Apalagi taman ini punya fasilitas permainan anak-anak yang bakal membuat pengunjung betah.

4. Taman Ayodya

Taman Ayodya, via instagram

Taman berikutnya yang memiliki penataan keren adalah Taman Ayodya di Jalan Mahakam II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Taman yang hanya berjarak 500 meter dari Terminal Blok M ini menjadi tujuan piknik favorit warga Jakarta di akhir pekan. Kelebihan yang dimiliki taman Ayodya adalah dekorasinya yang dibuat menyerupai panggung teater terbuka lengkap dengan gazebo untuk beristirahat.

Taman kota yang punya nama lain Taman Barito ini sebenarnya cukup nyaman untuk bersantai dengan segala hal yang dimilikinya. Hanya saja kehadiran pengemis, pengamen, dan pedagang asongan yang sering berkeliaran di area taman sedikit mengganggu kenyamanan pengunjung yang datang untuk bersantai. Kehadiran mereka memang wajar mengingat Taman Ayodya adalah salah satu taman favorit yang paling banyak dikunjungi warga Jakarta.

5. Taman Cattleya

Warga Jakarta atau mungkin traveler yang berkunjung ke kota ini jka sudah tidak betah dengan panasnya cuaca di ibukota, bersantailah sejenak di Taman Cattleya. Taman ini bisa traveler temukan di Jalan S. parman, Tomang, Jakarta Barat. Hampir mirip dengan Taman Situ Lembang, ruang terbuka hijau ini juga memiliki danau buatan yang mempercantik suasana sekitar.

Taman Cattleya, via instagram

Taman Cattleya dikenal juga sebagai Taman Tomang. Di dalamnya terdapat fasilitas danau, trek jogging, taman bunga dan arena bermain anak. Taman seluas 3 hektar ini hadir memang pas untuk mengakomodir kebutuhan warga DKI yang merindukan tempat nyaman dan tenang. Berbeda dengan Taman Ayodya, Taman Cattleya lebih sepi aman dari pedagang asongan, pengemis dan pengamen. Tak jarang taman ini dijadikan lokasi pemotretan model-model ibukota.

6. Taman Langsat

Taman Langsat, via instagram

Taman Langsat dibangun untuk memfasilitasi warga Jakarta yang ingin berolahraga atau mencari tempat bersantai yang nyaman. Sayangnya, taman ini kurang dimanfaatkan oleh warga sehingga terkesan kotor dan terbengkalai, apalagi ditambah cerita-cerita mistis yang beredar di kawasan taman menjadikannya kian horor sampai-sampai kisah misterinya diangkat ke dalam layar lebar.

Taman Langsat berada di belakang Pasar Burung Barito, Jakarta Selatan. Pohon-pohon yang tumbuh di area taman ini usianya sudah sangat tua dan ukurannya besar-besar. Mungkin karena itu pula kawasan taman bernama asli Taman Lansia ini terlihat horor. Konon kata warga setempat setiap malam dari pohon-pohon besar tersebut kerap muncul penampakan kuntilanak dan gendruwo. Terlepas dari benar tidaknya cerita misteri ini, yang pasti Taman Langsat memang cukup nyaman untuk dijadikan lokasi menepi dari hiruk pikuk kota Jakarta.

7. Taman Prasasti

Taman Prasasti, via instagram

Taman yang terakhir ini sebenarnya bukan benar-benar sebuah taman pun demikian untuk masuk ke tempat ini pengunjung juga harus membayar tidak seperti taman-taman sebelumnya. Adalah Taman Prasasti, merupakan area pemakaman warga asing yang tinggal di Jakarta pada masa penjajahan Belanda. Untuk masuk ke dalam taman yang sebenarnya pemakaman ini pengunjung dikenakan tarif Rp. 2 ribu per kepala.

Meski demikian taman ini kerap dijadikan tempat piknik warga Jakarta bahkan kalau kamu masih ingat video klip band Base Jam dalam lagu berjudul “bukan pujangga” diambil di taman ini. Layaknya pemakaman warga asing di luar negeri, batu nisan di taman ini besar-besar dengan dekorasi yang unik. Salah satu kegiatan yang paling menarik dilakukan di taman ini adalah napak tilas kehidupan masa lampau dan rasakan sensasi mistis Taman Prasasti.

Daftar tujuh taman kota di Jakarta ini barulah sekelumit dari jumlah keseluruhan taman yang mencapai 3 ribu lebih.

Sumber: Travelingyuk.com

ADVERTISEMENT

Media Alternatif bagi masyarakat Indonesia dengan menyatukan TV/Radio/News/Online Shop yang berisi berita/artikel/opini/produk seputar masyarakat urban/perkotaan. UrbanBlitz® independen tidak berafiliasi dengan lembaga, instansi, kelompok & golongan tertentu.