Travel Risk Map 2019

Tahun 2019 segera datang tak lama lagi. Kamu mungkin sudah merancang liburan di tahun depan ke luar negeri. Jepang, Korea, Australia, Nepal, atau Prancis mungkin sudah masuk dalam list traveling kamu di tahun depan. Masalahnya, sudahkah kamu riset mengenai negara yang akan kamu kunjungi nantinya?

Di dunia ini ada berbagai latar belakang manusia, ada yang baik maupun tidak baik. Begitu pula dalam lingkup yang lebih luas yakni negara. Banyak negara yang aman dan nyaman dikunjungi. Tak sedikit pula yang berbahaya serta tidak aman dikunjungi. Nah, kamu sudah tau belum daftar negara yang aman atau tidak untuk liburan tahun depan? Kalau belum yuk simak ulasan Travel Risk Map 2019 yang akan dibahas dalam artikel berikut.

Travel Risk Map 2019, atau peta risiko perjalanan 2019 adalah peta dunia yang memuat keamanan dan keselamatan bagi pelancong di setiap negara


travel risk map via www.dailymail.co.uk

International SOS and Control Risks merilis Travel Risk Map 2019. Dalam peta ini terdapat 3 aspek yang termasuk di dalamnya yakni keselamatan perjalanan, keamanan dan kesehatan. Dari peta ini bisa kita saksikan negara-negara yang aman dalam hal kesehatan atau medis. Hijau berarti resikonya kecil atau aman, sementara merah resikonya lebih besar atau bahaya. Dalam peta terlihat jika negara Skandinavia, Eropa bagian barat, Kanada dan Amerika termasuk aman. Sementara Afghanistan, Korea Utara, Venezuela, Iraq, hingga Libya masuk dalam kategori tidak aman ditinjau dari segi medis atau kesehatan. Dalam hal ini, negara-negara tersebut rentan dalam penularan penyakit.

Baca Juga:   Penerbangan Banyuwangi-KL: Jenis Wisata Ini Diburu Turis Malaysia

Jika ditinjau dari aspek keamanan, negara Skandinavia jadi yang terbaik. Sementara negara di Afrika Utara dan Timur Tengah jadi negara-negara yang tidak aman


perhatikan warba-warnanya via www.dailymail.co.uk

Negara dengan warna hijau muda adalah yang paling aman, dan warna kuning cukup aman. Nah, negara berwarna merah gelap seperti Libya, Sudan Selatan, Somalia, Yaman, Suriah, Afganistan adalah negara dengan keamanan paling minim di dunia alias berbahaya untuk dikunjungi karena terdapat banyak konflik di sana. Papua dan Papua Nugini masuk dalam warna merah yang artinya cukup berbahaya.

Baca Juga:   Indonesia Masuk 10 Destinasi Terbaik 2019 Versi Lonely Plan

Dari segi keselamatan di jalan, negara seperti Kanada, Skandinavia, Jepang, Korea dan Australia. Sebaliknya, negara-negara Afrika jadi yang terburuk


travel risk map via www.dailymail.co.uk

Kanada, Skandinavia, Prancis, Inggris dan beberapa negara Eropa lain relatif mempunyai tingkat keselamatan di jalan yang bagus, ditandai dengan warna pink. Sementara itu, negara-negara Afrika menjadi daftar terburuk untuk keselamatan di jalan, ditandai dengan warna coklat gelap. Artinya banyak terjadi kejahatan maupun kecelakaan di jalanan kota-kota tersebut.

Lalu bagaimana Indonesia? Indonesia relatif aman di aspek medis, keamanan dan keselamatan di jalan. Indonesia hanya punya catatan buruk di aspek keamanan, khususnya di Papua. Secara umum, negara Skandinavia seperti Norwegia dan Finlandia, ditambah dengan Islandia menjadi negara paling aman dikunjungi dari ketiga aspek di atas. Sementara negara-negara yang paling berbahaya dikunjungi adalah Afghanistan, Libya, Somalia, dan Suriah mendapat peringkat terendah sehingga tidak direkomendasikan untuk dikunjungi di tahun 2019.

Sumber: Hipwee.com

Leave a Reply